Dinas Perkebunan Kabupaten Jombang bersama tim ahli melakukan evaluasi kualitas tanaman bahan baku pembuat pemanis di sejumlah wilayah sentra produksi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi proses penggilingan serta mengidentifikasi faktor penentu kualitas kandungan kadar manis pada batang tanaman tebu. Pengukuran persentase panen tebu dilakukan secara akurat menggunakan alat penguji digital di laboratorium milik pabrik gula setempat. Hasil evaluasi digunakan sebagai acuan perbaikan teknik budidaya petani pada musim mendatang.
Berdasarkan analisis laboratorium, penggunaan varietas tebu unggul yang dikombinasikan dengan pemupukan berimbang terbukti mampu meningkatkan persentase kadar manis secara signifikan. Keberhasilan proses panen tebu dengan kualitas tinggi sangat bergantung pada ketepatan waktu tebang serta kecepatan pengangkutan batang tebu menuju fasilitas mesin penggilingan pabrik. Keterlambatan proses giling terbukti menurunkan kadar manis secara drastis sehingga merugikan pendapatan para petani penggiling. Manajemen rantai pasok tebu terus diperbaiki.
Dinas Perkebunan mengimbau para petani untuk mematuhi petunjuk teknis kesiapan tebang yang dikeluarkan oleh tim pemantau lapangan pabrik gula setempat. Peningkatan kualitas hasil panen tebu akan memberikan dampak langsung pada besarnya bagi hasil pendapatan yang diterima oleh para kelompok tani. Pabrik gula berjanji akan memberikan bonus tambahan bagi kelompok tani yang berhasil menyetor tebu dengan tingkat keterserapan kadar manis di atas rata-rata. Kemitraan manis ini memotivasi petani.
Para petani tebu Jombang menyambut baik keterbukaan informasi mengenai sistem pengujian kadar manis yang diterapkan oleh pihak manajemen pabrik gula secara transparan. Kejelasan perhitungan rendemen memberikan keadilan dan rasa puas bagi petani yang telah bekerja keras merawat tanaman tebu mereka selama setahun penuh. Pemerintah kabupaten siap mengawal peremajaan varietas bibit tebu agar produktivitas lahan tebu daerah terus meningkat. Jombang siap mendukung kemandirian gula nasional.
Diharapkan dengan perbaikan sistem budidaya dan transparansi perhitungan hasil giling, industri gula di Kabupaten Jombang dapat kembali meraih kejayaannya seperti dulu. Sinergi yang kuat antara petani, dinas terkait, dan pengelola pabrik gula menjadi modal utama pencapaian swasembada gula nasional. Mari tingkatkan efisiensi dan produktivitas perkebunan tebu kita demi masa depan industri pemanis yang berkelanjutan. Petani tebu sejahtera, kebutuhan gula nasional terpenuhi.
