Keamanan laboratorium di sekolah dan universitas di Jombang menjadi perhatian serius bagi Satuan Pengawasan Intern (SPI). Sebagai bagian dari tata kelola sarana pendidikan, SPI melaksanakan audit keselamatan lab secara menyeluruh. Audit ini fokus pada dua aspek krusial: ketersediaan dan aksesibilitas jalur evakuasi jika terjadi kondisi darurat, serta standar penyimpanan zat kimia yang harus aman agar tidak memicu kebakaran atau ledakan yang membahayakan nyawa siswa dan staf di lingkungan pendidikan.
Selama proses audit keselamatan lab berlangsung, auditor menemukan bahwa banyak laboratorium masih perlu memperbaiki sistem pelabelan zat kimia. Zat-zat yang mudah terbakar, beracun, dan reaktif harus dipisahkan dengan prosedur penyimpanan yang benar, tidak boleh ditumpuk di sembarang tempat. Selain itu, petugas SPI memastikan bahwa lemari penyimpan bahan kimia memiliki sistem ventilasi yang memadai untuk menghindari penumpukan gas beracun. Audit juga meninjau ketersediaan peralatan keselamatan dasar, seperti alat pemadam api ringan (APAR), eye wash, dan kotak P3K yang harus selalu siap pakai dalam kondisi darurat.
Aspek jalur evakuasi dalam audit keselamatan lab juga menjadi perhatian utama. Banyak laboratorium di Jombang yang memiliki lorong terlalu sempit atau terhalang oleh tumpukan barang yang tidak terpakai, sehingga menghambat akses keluar saat terjadi kepanikan. Auditor memberikan instruksi tegas agar setiap jalur evakuasi dibersihkan dan dipasang penanda yang jelas sesuai dengan standar keselamatan kerja. SPI menekankan bahwa keselamatan bukanlah hal yang bisa ditawar di laboratorium, di mana risiko kecelakaan kimia selalu mengintai jika prosedur K3 tidak diterapkan secara disiplin dan konsisten setiap harinya.
Hasil dari audit keselamatan lab ini kemudian dirangkum menjadi rekomendasi yang harus segera dipenuhi oleh pengelola sekolah dan universitas. SPI juga memberikan pelatihan singkat bagi teknisi laboratorium tentang manajemen risiko dan prosedur tanggap darurat yang benar. Langkah ini terbukti meningkatkan standar keamanan lingkungan kampus dan sekolah secara signifikan. Lingkungan pendidikan yang aman dan terjamin keselamatannya akan memberikan kenyamanan bagi siswa dan pendidik dalam melakukan eksperimen ilmiah yang produktif tanpa rasa khawatir akan kecelakaan kerja.
Ke depannya, SPI Jombang berencana untuk menjadikan audit keselamatan lab sebagai bagian dari sistem penilaian akreditasi internal sekolah. Mereka akan memantau kepatuhan secara berkala untuk memastikan standar keamanan tidak menurun. Mari kita dukung upaya ini. Keamanan dalam bereksperimen adalah tanggung jawab bersama. Dengan memastikan lab kita aman, kita sedang melindungi generasi muda kita agar dapat terus berkarya dan berinovasi dengan tenang dan selamat.
